Tips Menjadi Distributor Ikan Fillet

      Category: Ikan Fillet        Tags:
sample ads for wordpress theme

Ikan fillet lebih dikenal di kalangan menengah ke atas. Karena kalangan menengah ke bawah lebih mengenalnya dengan nama daging ikan tanpa duri dan tulang. Tulang pada ikan ini dihilangkan dengan cara disayat sepanjang tulang belakang dari bagian pangkal kepala sampai bagian ekor. Ikan fillet atau daging ikan tanpa tulang ini menjadi makanan favorit kebanyakan masyarakat. Kemudahan dalam menyimpan dan memasak ikan fillet menjadi alasan utamanya. Banyaknya konsumen ikan fillet, membuat sebagian orang menekuni bisnis di bidang ikan fillet ini. Jika hanya berbisnis kecil ikan fillet, maka cukup dengan membuat ikan fillet dan menjualnya. Namun dalam jaringan bisnis besar ikan fillet, terdapat tiga pihak yang menjadi inti berjalannya bisnis. Pihak-pihak tersebut antara lain adalah produsen ikan fillet, distributor ikan fillet, dan retailer.

Jika tertarik menjadi distributor ikan fillet, maka perlu pertimbangan dan perencanaan yang matang. Karena kesalahan sedikit pada penghitungan bisa membuat runyam urusan. Untuk itu, berikut terdapat beberapa tips menjadi distributor ikan fillet dan hal yang perlu diperhatikan saat menjadi distributor ikan fillet.

  1. Mencari tempat penjualan ikan fillet yang tepat

Saat memutuskan tempat untuk penjualan ikan fillet, perlu diketahui apakah di tempat tersebut ada penjual ikan fillet juga. Apakah chanel pemasaran seperti toko, minimarket, supermarket di tempat itu mampu dijangkau dan dikuasai.

  1. Memilih alat transportasi pembawa ikan fillet yang tidak rewel di jalan

Alat transportasi tentu sangat penting jika ingin mendistribusikan ikan fillet. Jadi sebisa mungkin memiliki alat transportasi yang bisa untuk membawa ikan fillet beku, alat transportasi yang irit dan tidak rewel di jalan. Karena ketepatan dan kecepatan pengiriman akan mengantarkan menjadi seorang distributor yang berhasil.

  1. Mengetahui posisi distributor ikan fillet

Maksud dari mengetahui posisi distributor adalah mengetahui apakah posisi kita sebagai distributor utama ataukah sebagai sub distributor. Jika sebagai distributor utama, biasanya langsung berhubungan dengan produsen ikan fillet dan memiliki tempat pendistribusian yang luas. Namun jika menjadi sub distributor, maka posisi kita di bawah main distributor dan hanya memiliki tempat pendistribusian yang sempit. Hal lain yang perlu diperhatikan jika menjadi sub distributor ikan fillet adalah memastikan bahwa tempat pendistribusian tidak bentrok dengan sub distributor ikan fillet yang lain. Karena ada beberapa kasus dimana main distributor ikan fillet menempatkan dua distributor di wilayah yang sama.

  1. Memperhatikan waktu hutang dan waktu piutang

Dalam hal ini biasanya distributor harus mempersingkat waktu piutang dan memperpanjang waktu hutang.

  1. Memberi penghargaan pada penjual-penjual tempat mendistribusikan ikan fillet. Dengan begitu para penjual tidak akan berpaling dan akan tetap menerima distribusi ikan fillet dari kita.
  2. Fokus pada bagaimana menjual ikan fillet dalam jumlah yang banyak walaupun untungnya sedikit karena banyak sedikitnya ikan fillet yang terjual mempengaruhi besar kecilnya gaji yang diterima.

Demikian tadi beberapa tips menjadi distributor ikan fillet dan hal yang perlu diperhatikan saat menjadi distributor ikan fillet. Jika hanya ingin menjadi penjual dan tidak ingin menjadi distributor, maka pilihlah distributor ikan fillet yang terpercaya. Terpercaya disini maksudnya adalah distributor mendapatkan ikan fillet dari produsen yang sudah cukup terkenal dan ikan fillet yang didistribusikan ke kita memiliki kualitas bagus serta masih segar. Atau jika tidak bisa percaya dengan distributor, cara lain adalah dengan mengambil ikan fillet langsung dari produsennya.

Leave a Reply