Mendapatkan Ikan Fillet yang Kaya akan Manfaat

      Category: Ikan Fillet        Tags:
sample ads for wordpress theme

Ikan fillet merupakan irisan daging ikan yang telah dipisahkan dari tulang, sisik, dan kepalanya. Pemisahan daging ikan dengan tulangnya ini dilakukan dengan cara penyayatan memanjang dari kepala sampai ekor ikan. Penyayatan dilakukan saat ikan masih utuh dan segar. Jenis ikan yang sering di fillet adalah ikan yang memiliki daging tebal seperti ikan tuna, salmon, kakap merah, kerapu, tenggiri dan sebagainya. Terdapat beberapa tipe ikan fillet yaitu fillet berkulit (skin-on fillet), fillet tidak berkulit (skinless fillet), fillet tunggal (single fillet), dan fillet kupu-kupu (butterfly fillet). Fillet berkulit merupakan fillet ikan yang kulitnya tidak dibuang, jadi irisan daging ikan masih menyatu dengan kulit ikan. Fillet tidak berkulit merupakan fillet yang tinggal daging saja, kulit ikan ikut dibuang. Fillet tunggal adalah fillet daging ikan dari satu sisinya saja. Sedangkan fillet kupu-kupu adalah fillet daging ikan gabungan dari dua sisi ikan. Jadi potongan dua sisi ikan digabung oleh bagian tertentu yang tidak terpotong.
Kemudian bagaimana cara memfillet ikan? Cara memfillet ikan tergolong mudah asalkan pisau yang digunakan sangat tajam. Berikut cara memfillet ikan.
1. Menyiapkan ikan yang akan difillet, alas untuk memfillet, dan pisau tajam
2. Meletakkan ikan di tempat yang akan digunakan untuk memfillet
3. Memotong kepala ikan dari belakang sirip dada ikan. Dipotong diagonal kebawah pada masing-masing sisi ikan
4. Membuang bagian ekor ikan
5. Menyayat tubuh ikan mulai dari bagian pangkal kepala sampai ke ekor dengan cara menekan dan memotong melalui tulang.
6. Memotong di sekitar tulang rusuk ikan untuk memisahkan daging ikan
7. Memotong bagian pinggir daging yang sudah terlepas guna membuang bagian punggung dan perut ikan
8. Membuang kulit ikan dengan cara mengiris antara kulit dan daging ikan. Kemudian bagian kulit ikan ditahan dan pisau digerakkan menyisir dari ekor sampai pangkal kepala ikan.
9. Setelah kulit terlepas, maka proses fillet ikan selesai. Ikan fillet tinggal dibuat olahan masakan atau disimpan terlebih dahulu.
Cara penyimpanan ikan fillet agar tahan lebih lama yaitu ikan fillet diletakkan di freezer. Ikan fillet harus dijaga agar tetap beku hingga fillet akan diolah. Jika membeli ikan fillet, diusahakan jangan sampai ikan fillet mencair dalam perjalanan. Ikan fillet yang sudah mencair, sebaiknya langsung dibuat olahan masakan dan jangan dibekukan lagi. Saat membeli ikan fillet, cara memilih ikan fillet yang baik yaitu melihat dari tekstur dagingnya. Ikan fillet yang masih baru dan segar memiliki tekstur daging yang kenyal. Bisa juga dilihat dari warna dagingnya. Ikan fillet yang masih segar memiliki warna merah tua (tuna), orange segar (salmon), merah muda (ikan dori) dan lain sebagainya.
Ikan fillet yang sangat digemari oleh mayarakat ini mempunyai keuntungan sendiri. Keuntungan adanya ikan fillet antara lain sebagai berikut.
1. Bagi konsumen, fillet ikan akan memberi kemudahan dalam mengolahnya menjadi masakan. Ikan fillet mudah dibentuk sesuai selera. Dan tidak perlu menyisihkan tulang ikan sehingga waktu yang digunakan untuk memasak menjadi lebih cepat.
2. Ikan fillet kondisi beku dapat disimpan dalam waktu yang lama.
3. Bagi produsen, ikan fillet akan memberi keuntungan lebih karena harga ikan fillet lebih tinggi daripada harga ikan utuh.
4. Limbah dari produksi ikan fillet seperti tulang ikan, kepala ikan, dan jeroan ikan dapat diolah lagi menjadi tepung ikan, makanan unggas, pupuk, dan produk-produk lainnya yang tentunya memiliki harga jual.
Demikian sedikit penjelasan tentang ikan fillet, semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply