Fakta Asli Ikan Dori Dalam Film “Finding Dory”

      Category: Ikan Dori        Tags: ,
sample ads for wordpress theme

ikan-dori-asli

Anda penggemar film animasi Disney pasti tidak asing lagi dengan film berjudul “Finding Dory”. Sedikit informasi, film ini menceritakan tentang petualangan dan gambar ikan dori. Film yang juga merupakan sekuel dari “Finding Nemo” ini populer tak hanya di kalangan anak-anak. Orang dewasa pun bila ditanyakan mengenai ikan dori akan langsung teringat dengan film besutan Disney ini. Namun tahukah fakta asli sebenarnya tentang ikan dori? Berikut rangkuman lengkapnya.

Ikan dori merupakan jenis ikan yang langka. Karena gambar ikan dori yang muncul dalam film membuat semakin banyak orang di dunia ini untuk memburunya. Entah itu untuk dijadikan hewan peliharaan atau koleksi. Ikan dori adalah ikan dengan jenis surgeonfish yang hidup di dekat terumbu karang. Ikan ini termasuk jenis pemakan lumut dan tumbuhan, atau herbivora, namun bukan berarti ikan ini tidak berbahaya. Ikan dori berwarna biru cerah dan mencolok, dengan beberapa garis hitam di bagian tubuhnya. Ekornya berwarna kuning dan disini terdapat duri yang sangat tajam. Duri ini lah yang membuat ikan mungil ini menjadi berbahaya karena durinya lebih tajam dari pisau bedah. Ikan dori dikenal dengan nama Blue Tang atau Royal Blue Tang atau Hippo Tang. Ikan ini mudah ditemukan di perairan dangkal yang memiliki banyak terumbu karang. Karena berada disitulah sumber makanan dari si ikan lucu ini.

Ikan dori memiliki penyebaran di daerah Samudera Pasifik, Jepang, Afrika Timur, Brazil, New Caledonia, dan sebagainya. Bagi penyelam yang menemukan jenis ikan ini, ada baiknya tidak usah disentuh. Karena sekali ikan dori merasa terancam, ia mampu menggores kulit manusia menggunakan sirip ekornya yang sangat tajam. Makanan dari ikan ini adalah ganggang laut liar yang tumbuh di badan terumbu karang. Maka dari itu, gambar ikan dori gampang dijumpai di beberapa terumbu karang. Keberadaan ikan dori tersebut juga sangat berguna bagi terumbu karang, karena membantu membersihkannya dari ganggang. Terumbu karang yang dipenuhi ganggang akan lebih cepat mati. Blue Tang atau ikan dori juga memiliki nama latin paracanthurus hepatus.

Walaupun ini sangat lucu dan unik, tetapi Blue Tang tidak boleh dipelihara. Karena jumlahnya yang mencapai keterancaman punah ini membuat ikan dori dilindungi. Berbeda dengan clownfish atau ikan badut yang merupakan tokoh utama dari “Finding Nemo” ini. Blue Tang sangat sulit dikembang biakan kalau bukan di lautan. Karena itu jangan coba-coba memeliharanya di aquarium. Ikan ini mudah terserang penyakit dan membuat tingkat kepunahannya tinggi. Memeliharanya di aquarium sama saja dengan membunuhnya, karena pada dasarnya ikan ini habitatnya di lautan. Bahkan daging ikan ini memiliki racun yang menyebabkan diare jika dimakan, walaupun katanya daging ikannya ini sangat enak. Ikan dori sangat perlu dilestarikan.

Leave a Reply